KONSEP DASAR PEMERIKSAAN SUHU
SURIYANI, S. KEP.,NS
PENGERTIAN SUHU
Suhu adalah pernyataan tentang perbandingan (derajat) panas suatu zat. Dapat pula dikatakan sebagai ukuran panas / dinginnya suatu benda.
Sedangkan dalam bidang thermodinamika suhu adalah suatu ukuran kecenderungan bentuk atau sistem untuk melepaskan tenaga secara spontan.
SUHU TUBUH INTI DAN SUHU TUBUH PERMUKAAN
Suhu inti: (core temperatur), yaitu suhu yang terdapat pada jaringan dalam, seperti kranial, toraks, rongga abdomen, dan rongga pelvis. Suhu ini biasanya dipertahankan relatif konstan (sekitar 37°C).
Tempat pengukuran suhu inti yang paling efektif : rectum, membrane timpani, esophagus, arteri pulmonel, kandung kemih, rektal.
Suhu permukaan: (surface temperatur), yaitu suhu yang terdapat pada kulit, jaringan subkutan, dan lemak. Suhu ini biasanya dapat berfluktuasi sebesar 20°C sampai 40°C.
Tempat pengukuran suhu permukaan yang paling efektif : kulit, aksila, oral.
KONSEP DASAR PEMERIKSAAN SUHU
PEMERIKSAAN SISTEM
KONSEP INC
KONSEP INTRANATAL CARE
BY : SURIYANI, S.KEP.,NS
Partus abnormal
Bayi lahir melalui vagina dengan bantuan tindakan atau alat seperti versi / ekstraksi, cunam, vakum, dekapitasi, embriotomi dan sebagainya, atau lahir per abdominam dengan sectio cesarea.
Beberapa istilah Gravida : wanita yang sedang hamil Para : wanita pernah melahirkan bayi yang dapat hidup (viable) In partu : wanita yang sedang berada dalam proses persalinan
SEBAB TERJADINYA PROSES PERSALINAN
1. Penurunan fungsi plasenta : kadar progesteron dan estrogen menurun mendadak, nutrisi janin dari plasenta berkurang.
2. Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus Frankenhauser, menjadi stimulasi (pacemaker) bagi kontraksi otot polos uterus.
3. Iskemia otot-otot uterus karena pengaruh hormonal dan beban, semakin merangsang terjadinya kontraksi.
4. Peningkatan beban / stress pada maternal maupun fetal dan peningkatan estrogen
mengakibatkan peningkatan aktifitas kortison, prostaglandin, oksitosin, menjadi pencetus rangsangan untuk proses persalinan
FAKTOR- FAKTOR YANG TERLIBAT DALAM PERSALINAN...
KONSEP BAYI BARU LAHIR
KONSEP BAYI BARU LAHIR
BY: SURIYANI, S.KEP.,NS
PENGERTIAN....
Menurut Saifuddin, (2002) Bayi baru lahir adalah bayi yang baru lahir selama satu jam pertama kelahiran.
Menurut Donna L. Wong, (2003) Bayi baru lahir adalah bayi dari lahir sampai usia 4 minggu. Lahirnya biasanya dengan usia gestasi 38 - 42 minggu.
Menurut Dep. Kes. RI, (2005) Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37minggu sampai 42 minggu dan berat lahir 2500 gram sampai 4000 gram.
Ciri - Ciri BBL Normal
1. Berat badan 2500 - 4000 gram
2. Panjang badan 48 - 52 cm
3. Lingkar dada 30 - 38 cm
4. Lingkar kepala 33 - 35 cm
5. Frekuensi jantung 120 - 160 kali/menit
6. Pernafasan ± 40 - 60 kali/menit
7. Kulit kemerah - merahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup
LANJUTAN...
8. Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya telah sempurna
9. Kuku agak panjang dan lemas
10. Genitalia; Perempuan : labia mayora sudah menutupi labia minora, sedangkan laki - laki : testis sudah turun, skrotum sudah ada
11. Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik
LANJUTAN...
RETINOBLASTOMA
RETINABLASTOMA
BY : SURIYANI, S. KEP.,NS
KONSEP MEDIK
Pengertian
“ suatu neoplasma yang berasal dari neuroretina (sel kerucut dan batang) atau sel glia yang bersifat ganas.
“Merupakan tumor ganas intraokuler yang ditemukan pada anak-anak, terutama pada usia dibawah lima tahun. Tumor berasal dari jaringan retina embrional. Dapat terjadi unilateral (70%) dan bilateral (30%).
Etiologi
Retinoblastoma terjadi karena kehilangan kedua kromosom dari satu alel dominan protektif yang berada dalam pita kromosom 13g14. Bisa karena mutasi atau diturunkan. Mutasi terjadi akibat perubahan pada rangkaian basa DNA. Mutasi dalam sebuah sel benih akan ditransmisikan kepada turunan sel tersebut.
patofisiologis
Massa tumor dapat tumbuh ke dalam vitreous (endofilik) dan tumbuh menembus keluar lapisan retina atau ke ruang sub retina (eksofilik). Kadang-kadang tumor berkembang difus. Pertumbuhan endofilik lebih umum terjadi. Tumor endofilik timbul dari lapisan inti dalam lapisan serabut saraf dan lapisan ganglion retina. Tipe eksofilik timbul dari lapisan inti luar dan dapat terlihat seperti ablasio retina yang solid.
Lanjutan....
KEGAWATDARURATAN MATA
BIMBINGAN KHUSUS MATERNITAS
1. FERTILITAS
2. MACAM-MACAM GANGGUAN HAID
3. KONTRASEPSI MEKANIK, KONTRASEPSI HORMONAL,KONTRASEPSI STERILISASI(KEUNTUNGAN
DAN KERUGIANNYA)
4. CA. OVARIUM, CA. CERVIKS, CA. MAMMAE (ETIOLOGI, MANIFESTASI KLINIS,PEMERIKSAAN,
PENATALAKSANAAN,DIAGNOSA KEPERAWATAN, INTERVENSI & RASIONAL, PENYIMPANGAN KDM)
NB : SOAL ESSAY
**** FIGHTING *****
TUGAS KEPERAWATAN DEWASA II (SISTEM PENCERNAAN)
KELAS A:
1. HANDAYANI
2. NURHIKMAH
3. SITTI. MAISYAH A
4. HENDYANSYAH ADYATMA P
5. SYAMSUDDIN
•MODEL-MODEL KONSEPTUAL DALAM KEPERAWATAN KOMUNITAS •Suriyani, S.Kep.,Ns
“ Model Keperawatan Mandiri
(Self Care)”
ANATOMI FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN
Anatomi Fisiologi Sistem Pencernaan
Suriyani,S.Kep.,Ns
Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal
“ sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses tersebut dari tubuh”
Fungsinya apa ???
Menyediakan makanan, air dan elektrolit yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh melalui proses pencernaan.
Proses Pencernaan
Ingesti : pergerakan makanan
Digesti : penyederhanaan bentuk makanan
Absorpsi : penyerapan pada usus halus
Eliminasi : pembuangan zat-zat sisa
Bagian-Bagian Saluran Pencernaan
Mulut
Faring
Esofagus
Gaster
Intestinal
Kolon
Rektum
Anus
Anatomi
SOP Perawatan Payudara
A. Pengertian
perawatan yang dilakukan pada ibu pasca persalinan atau post partum
B. Tujuan
Melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASI
C. Hal-hal yang perlu diperhatikan
1. lakukan perawatan payudara secara teratur
2. pelihara kebersihan sehari-hari
3. pemasukan gizi ibu harus lebih banyak dan lebih baik guna memperbanyak produksi ASI
4. ibu harus percaya diri untuk kemampuan menyusui bayinya
5. ibu harus merasa nyaman dan santai
6. hindari rasa stress karena akan menghambat refleks oksitotosin
D. Persiapan
SOP Tehnik Menyusui Post Operasi Sectio Caecarea
A. Pengertian
tehnik menyusui dengan pemberian ASI adalah cara yang tepat dan efektif dilakukan oleh seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.
B. Tujuan
1. Memberikan minuman bayi untuk memenuhi kebutuhan tubuh bayi akan zat makanan, cairan dan elektrolit
2. Tehnik yang tepat mencegah dan menghilangkan ketidaknyamanan.
C. Persiapan
1. Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan
2. Persiapan alat :
- Plip Chart
- Bantal
D. Pelaksanaan
SOP Tehnik Menyusui
A. Pengertian
Tehnik menyusui dengan cara pemberian ASI adalah cara-cara yang tepat dan efektif dilakukan oleh seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.
B. Tujuan
1. Memberikan minum bayi untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat makanan, cairan dan elektrolit
2. Menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat memberikan ASI
C. Persiapan
2009-2011 NURSING DIAGNOSESORGANIZED ACCORDING TO A NURSING FOCUSBY DOENGES/MOORHOUSE DIAGNOSTIC DIVISIONS
Berikut ini adalah daftar diagnosa keperawatan NANDA 2010-2011 yang disusun menurut fokus keperawatan divisi diagnosa oleh Doengoes/Moorhouse :
* = New diagnoses
+ = Revised diagnoses
ACTIVITY/REST—Ability to engage in necessary/desired activities of life (work and leisure) and to obtain adequate sleep/rest
Activity Intolerance
Activity Intolerance, risk for
*Activity Planning, ineffective
Disuse Syndrome, risk for
Diversional Activity, deficient
Fatigue
Insomnia
Lifestyle,sedentary
Mobility, impaired bed
Mobility, impaired wheelchair
Sleep, readiness for enhanced
Sleep Deprivation
+Sleep Pattern, disturbed
Transfer Ability, impaired
Walking,
impaired
KISI-KISI KEPERAWATAN MATERNITAS ANGKATAN 2009 STIKES PANAKKUKANG MAKASSAR
- Penyakit Infeksi(Kondiloma akuminata,herpes genetalia,gonorrea,sifilis,chlamidia trachomatis)
- Neoplasma (CA.Ceviks, Ca. Ovarium,Ca.Mammae, Tumor Uterus)
- Kesehatan seksual (kesehatan seksual, komponen kesehatan seksual,karakteristik kesehatan seksual,tahap perkembangan seksual,faktor-faktor yang mempengaruhi seksualitas,)
Penyakit Infeksi (Suriyani,S.Kep.,Ns)
penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum.
Penyakit Infeksi (Suriyani,S.Kep.,Ns)
tipe I dengan tipe II
